Sumber http://www.forummikrotik.com
/ip firewall filter
add action=drop chain=tcp-viruses comment=”Socks Des Troie, Death” disabled=\
no dst-port=1-2 protocol=tcp
add action=drop chain=tcp-viruses comment=\
“Agent 31, Hacker’s Paradise, Agent 40421″ disabled=no dst-port=30-31 \
protocol=tcp
add action=drop chain=tcp-viruses comment=\
“More than 3 known worms and trojans use this port” disabled=no dst-port=\
37 protocol=tcp
add action=drop chain=tcp-viruses comment=”Deep Throat Fore play” disabled=no \
dst-port=41 protocol=tcp Read more »
Berikut konfigurasi dasar Mikrotik sebagai Gateway. Disini Mikrotik memiliki 2 buah LAN Card dengan akses Internet melalui Proxy lain. Jadi Urutannya adalah :
Internet –> Modem –> Server Proxy1 –> Mikrotik –> Client1,Client2,Client3
IP SERVER PROXY1 : 192.168.88.1 Subnet mask : 255.255.255.0
IP PUBLIC: 192.168.88.102 Subnet mask : 255.255.255.0
IP LAN : 192.168.116. 3 Subnet mask : 255.255.255.0
Apabila anda memiliki Konfigurasi dari Modem langsung ke Mesin Mikrotik maka anda dapat mengganti IP Gateway dengan IP Modem, atau bila anda mendapat IP DHCP dari ISP, gantilah dengan IP DHCP dari ISP tersebut. Begitu pula dengan IP DNS, sesuaikan dengan IP DNS dari ISP anda.
Konfigurasi ini dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan anda : Read more »
Sebuah masalah kecil dapat membuat kita frustasi apabila tidak dipikirkan dengan kepala dingin. Begitu juga apabila kita terlalu memperbesar masalah kecil. Berikut saya akan sedikit menjelaskan masalah kecil ketika ingin menginstall Mikrotik di VMware, yaitu Harddisk Virtual tidak terdeteksi ! Berikut tampilannya :

Read more »
Masih asingnya penggunaan Linux di masyarakat Indonesia, membuat mereka seringkali merasa bingung saat mendapatkan komputer yang terinstall sistem operasi Linux. Apabila diperhatikan lebih lanjut penggunaan komputer yang umum oleh masyarakat kita adalah untuk mengetik, membuat laporan data, presentasi, keperluan multimedia dan tentu saja berinternet.
Sebenarnya distribusi Linux masa kini sudah memenuhi semua kebutuhan tersebut dengan berbagai aplikasi open sourcenya seperti Open Office , XMMS , mPlayer dan Mozilla Firefox, namun karena tidak familiar dengan Graphical User Interfacenya (GUI) maka mereka menjadi kesulitan saat menggunakannya.
Sebuah alternatif bagi masyarakat kita yang ingin mencoba beradaptasi dengan lingkungan Linux adalah dengan terlebih dahulu menggunakan aplikasi Windows di dalam Linux tersebut. Untuk tujuan itu anda dapat menggunakan emulator bernama Crossover Professional.
Pada kasus kita kali ini, kita akan mencoba menjalankan aplikasi Microsoft Office 2003 di lingkungan Linux. Distro Linux yang saya gunakan adalah Fedora Linux 7 : Moonshine . Hal pertama yang harus anda lakukan adalah mendownload emulator CrossOver Proffesional disini : Read more »
Sewaktu pertama kali berkenalan dengan Linux saat kelas 2 SMP, saya mengalami beberapa kendala. Salah satunya adalah asingnya GUI dan juga perintah baris di linux.Distribusi yang saya pakai saat itu adalah Redhat Linux 6.1 ( saat ini sudah menjadi benda antik di binder CD
) . Oleh karena itu disini saya akan menuliskan beberapa perintah baris di Linux untuk pemula
:
Read more »